Pages
Kesenangan Liar
lupakan raut buruk,
untuk setapak yang belum dilalui,
dia tidak menangis,
untuk jalan-jalan buram,
karena mungkin janji-janji kritis,
akan mati meski terus ditimang,
disebelah lampu minyak tua,
si gelap membara berkobar-kobar,
membakar siapa saja yang tak bergerak,
dan saat si tua mengering,
bulan menggrimis sinar putih lembut,
memadamkan kobaran yang membara,
dia pun tersenyum dan menari,
merasakan tetesan mesra,
tanah berdebu melekuk-lekuk,
menggurat langkah dia yang menari,
dia terdiam sejenak,
menyapa sunyi yang kesepian,
dan mereka bernyanyi bersama,
menyairkan sajak pagi,
bagi siapa yang masih terjaga,
di akhir kedipan matanya yang sayu,
ada sebuah bangga dikelopaknya,
untuk tidak mengair mata,
keterpurukan yang terawat,
tidak seberhaga kesenangan yang tumbuh liar,
pahlawan kecil itu tersenyum,
setelah memerdekakan kesedihan.
sepuluh-sebelas-dua belas.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Blog Subscription
Search this blog
Blogger templates
Popular Posts
-
lupakan raut buruk, untuk setapak yang belum dilalui, dia tidak menangis, untuk jalan-jalan buram, karena mungkin janji-janji kritis, ...
-
Dunia Menipu bersama segala isinya... namun di setiap debu yang mendusta... ada jutaan hakikat yang menepisnya... Pahitnya mahoni, manisnya...
-
Cinta yang belum matang berkata: “Aku cinta kamu karena aku butuh kamu” Cinta yang sudah matang berkata: “Aku butuh kamu karena aku cinta...
-
Malem guys.... gax ada temen real nih.... adanya cuma temen chatting... tiba-tiba gw berfikir apa aja ya tujuan hidup gw ditahun ini yang ud...
-
Cowo sesungguhnya ngga ngeliat cewe itu cantik ato ngga, tp mereka lebih cenderung ngeliat cewe yg rapi dan anggun. ...
-
Walau kami kenal FISIKA tapi kami tak lupa DOSA Kami memang balajar MATEMATIKA tapi kami pun tak mengenal PUTUS ASA Dalam tubu...
-
jarang orang bertanya atau terheran dengan kata kata semisal "mengapa dunia ini begitu indah?", entah apakah pertanyaan ini tidak...
-
terbodohi dalam suara lamunan, yang diharap bertemu, mengendap di jalanan. kata itu menyapa dalam tanya yang terdengar pelan. puing-pu...
-
Hidup itu hanya ada dua pilihan, bahagia dan sengsara. baik hidup di dunia maupun di akhirat nanti. tapi semua orang pasti menginginkan d...
-
warna mulai mengkerut di waktu, seonggok tanggung jawab, masih menggantung di dada menggelayut di kepala, berucaplah kepercayaan yg mul...
Followers
Mengenai Saya
Diberdayakan oleh Blogger.



0 komentar:
Posting Komentar